Tempat Pembuatan segala jenis kartu profesional untuk seluruh wilayah Indonesia

Pusat Produksi Kartu Plastik Murah

Selasa, 06 Desember 2016

Mau Aman ? Anda harus punya member card














Berikut adalah ilustrasi manfaat penggunaan kartu ID / ID Card: Saat semua menggunakan kartu ID / ID Card maka kesan rapi dan formal sangat kelihatan sehingga memberi kesan positif pada suasana kerja. Saat Customer / Tamu berkunjung kesan formal dan rapi dapat dimunculkan. Customer / tamu tidak susah untuk mengenal dan meminta bantuan kepada karyawan sesuai dengan divisi dan nama pada kartu ID / ID Card. Memisahkan secara tegas antara karyawan dan non karyawan, anggota atau non anggota untuk menjaga keamanan , penyusupan, dan hal-hal yang tidak diinginkan . Dengan banyaknya jumlah karyawan dan divisi maka sangat susah bagi direksi atau sesama karyawan untuk mengenali secara tepat divisi dan nama yang bersangkutan untuk itu sangat tepat bila divisi yang berbeda memiliki warna kartu yang berbeda. Dengan penggunaan kartu id maka sangat memungkinkan untuk penerapan access control dimana hanya dengan kartu id seorang karyawan dapat masuk keruangan yang bersangkutan.  Kartu ID / ID Card juga dapat digunakan sebagai alat pencatatan kehadiran atau absensi. karena Saat ini jenis kartu ID / ID Card sangat bervariasi mulai dari kartu magnetik seperti yang digunakan pada kartu ATM , Kartu proximity yang memiliki kandungan frekwensi yang sering dipakai pada proses buka pintu atau absensi dimana kartu tidak harus menyentuh atau digesek pada alat karena frekwensi yang dipancarkan, kartu barcode dll.


Share:

Membuat konsumen bangga dengan bisnis anda









Persaingan bisnis saat ini menuntu para plaku bisnis untuk berpikir lebih inovatif lagi. berbagai cara dilakukan untuk dapat meningkatkan penjualan dan menjaga loyalitas pelanggan. dari mulai inovasi produk, distribusi, layanan purna jual sampai dengan pemberian gimmic atau souvenir kepada pelanggan dilakukan semata-mata untuk menjaga loyalitas pelanggan. 


Menurut Tjiptono (2000 : 110) loyalitas konsumen adalah komitmen pelanggan terhadap suatu merek, toko atau pemasok berdasarkan sifat yang sangat positif dalam pembelian jangka panjang. Dari pengertian ini dapat diartikan bahwa kesetiaan terhadap merek diperoleh karena adanya kombinasi dari kepuasan dan keluhan. Sedangkan kepuasan pelanggan tersebut hadir dari seberapa besar kinerja perusahaan untuk menimbulkan kepuasan tersebut dengan meminimalkan keluhan sehingga diperoleh pembelian jangka panjang yang dilakukan oleh konsumen.

Loyalitas pelanggan sangat penting artinya bagi perusahaan yang menjaga kelangsungan usahanya maupun kelangsungan kegiatan usahanya. Pelanggan yang setia adalah mereka yang sangat puas dengan produk dan pelayanan tertentu, sehingga mempunyai antusiasme untuk memperkenalkannya kepada siapapun yang mereka kenal. Selanjutnya pada tahap berikutnya pelanggan yang loyal
tersebut akan memperluas “kesetiaan” mereka pada produk-produk lain buatan produsen yang sama. Dan pada akhirnya mereka adalah konsumen yang setia pada produsen atau perusahaan tertentu untuk selamanya. Philip Kotler (2001) menyatakan bahwa loyalitas tinggi adalah pelanggan yang melakukan pembelian dengan prosentasi makin meningkat pada perusahaan tertentu daripada perusahaan lain.

Dalam upaya untuk mempertahankan pelanggan harus mendapatkan prioritas yang lebih besar dibandingkan untuk mendapatkan pelanggan baru. Oleh karena itu, loyalitas pelanggan berdasarkan kepuasan murni dan terus-menerus merupakan salah satu aset terbesar yang mungkin didapat oleh perusahaan. 
Share:

Senin, 05 Desember 2016

Undangan Nikah Pakai Kartu...? Kenapa Tidak ?..

unic wedding card invitation



Alasan melakukan pernikahan berkali-kali anekaragam, ada yang kembali melakukan pernikahan karena perceraian atau ketidak cocokan pasangan ketika sudah melakukan pernikahan, ada yang meninggal dunia atau karena ada alasan lain yang menyebabkan seseorang melakukan pernikahan kembali, termasuk di dalamnya karena alasan perselingkuhan.
Lebih lanjut, sebelum membahas lebih dalam tentang pernikahan. Dalam hal ini kita akan mengulas tentang defenisi dari pernikahan, dimana defenisi pernikahan ini sangat penting untuk diketahuai lebih mendalam, semoga apa yang nanti diutarakan dalam defenisi pernikahan dapat mensinergikan dengan apa yang kalian butuhkan.
Pengerian pernikahan menurut para ahli tersebut ada banyak sekali, namun untuk secara ringkas dan lengkapnya pernikahan dari beberapa ahli adalah sebagai berikut:
  • Menurut Thalib (1980), mendefenisikan pernikahan sebagai suatu perjanjian suci, kuat dan kokoh untuk hidup bersama secara sah antara seoarang laki-laki dengan seorang perempuan untuk membentuk keluarga yang kekal, santun menyantuni, kasih-mengasihi, tentram dan bahagia.
  • Menurut Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 (Pasal 1), pernikahan diartikan sebagai ikatan lahir dan batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami dan istri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia lahir maupun batin dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.
  • Dunvall dan Miller (dalam Hasanah, 2012) mendefinisikan pernikahan sebagai hubungan antara pria dan wanita yang telah diakui dalam masyarakat yang melibatkan hubungan seksual, adanya penguasaan dan hak mengasuh anak, dan saling melengkapi kekurangan serta mengetahui tugas masing-masing sebagai suami dan istri.
  • Sigelman (dalam Hazaririn, 1963) mendefinikan pernikahan sebagai sebuah hubungan antara dua orang yang berbeda jenis kelamin dan dikenal dengan suami dan istri karena ikatan pernikahan. Dalam hubungan tersebut terdapat peran serta tanggungjawab dari suami dan istri yang di dalamnya terdapat unsur keintiman, pertemanan, persahabatan, kasih sayang, pemenuhan seksual, dan menjadi orangtua.
  • Ahmad (2007) dan Heriyanti (2002) mendefinisikan pernikahan sebagai ikatan antara laki-laki dan perempuan atas dasar persetujuan kedua belah pihak yang mencakup hubungan dengan masyarakat di lingkungan dimana terdapat norma-norma yang mengikat untuk menghalalkan hubungan antara kedua belah pihak
  • Paul dan Chester (dalam Maya, 2013) mengartikan pernikahan sebagai suatu pola sosial yang disetujui sehingga membentuk keluarga, atau dengan kata lain pernikahan adalah proses penerimaan status baru, serta pengakuan atas status baru oleh orang lain.
  • Menurut BPS (2010), pernikahan adalah sebuah status dari mereka yang terikat dalam pernikahan dalam pencacahan, baik tinggal bersama maupun terpisah. Dalam hal ini tidak saja mereka yang kawin sah secara hukum (adat, agama, Negara, dan sebagainya), tetapi mereka yang hidup bersama dan oleh masyarakat sekeliling dianggap sah sebagai suami dan istri.

Demikianlah apa yang dimaksud dengan pernikahan, semoga defenisi pernikahan ini bisa kita pahami lebih mendalam. Dan semoga membatu bagi kita yang sedang mencari seputar pembahasan mengenai defenisi pernikahan.

Setiap orang menganggap bahwa pernikahan adalah hal yang sangat sakral, anggapan itu muncul dikarenakan apa yang dilakukan dalam pernikahan hanya sekali dalam seumur hidup. Meski belum tentu juga seseorang insan melakukanpernikahan hanya sekali, ada yang dua kali, tiga kali melakukan pernikahan, bahkan ada yang berkali-kali melangsungkan sebuah pernikahan.

Moment pernikahan adalah moment yang paling berharga bagi seseorang bersama pasangannya. banyak cara dilakukan untuk dapat menunjukkan kebahagiaan moment pernikahan tersebut. dari mulai penyelengaraan pesta yang mewah, foto pre wedding yang prestisius, konsep pernikahan yang seunik mungkin, bahkan sampai pemilihan media undangan pernikahan juga menjadi salah satu ajang prestise bagi kedua calon pengantin. salah satu bentuk undangan pernikahan yang belakangan ini banyak diminati oleh para calon pengantin adalah undangan pernikahan yang dibuat dalam bentuk kartu/wedding card. walaupun dari segi ukuran terlihat simpel namun karena keunikannya maka bagi yang membagikannya bisa merasa bangga dan senang. dengan bentuk undangan kartu tersebut menunjukkan seberapa besar kreatifitas dari kedua calon pengantin.
Share:

Manfaat Kartu Anggota

kartu anggota 
 Di era informasi sekarang ini kebutuhan kartu anggota atau yang biasa kita sebut id card menempati peranan penting dalam pengembangan sebuah bisnis. hampir di semua sektor usaha membutuhkan kartu anggota bagi para member-membernya. seiring waktu berjalan, fungsi kartu anggota atau member card telah beralih tidak hanya sebagai kartu indentitas melainkan sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat saat ini. sebagai contoh, seseorang yang memiliki member card premium tentunya akan lebih percaya diri dan bergengsi di kalangan komunitasnya yang hanya memiliki member card biasa.

fungsi teknis dari kartu anggota tersebut saat ini juga telah berkembang sebagai salah satu media teknologi pendukung komunikasi. kartu anggota yang telah dilengkapi dengan pita magnetik dan chip dapat digunakan sebagai media penyimpan data dan profil seseorang dengan aman dan lengkap. dengan media penyimpanna tersebut dapat mempermudah si pemilik kartu anggota untuk dikenali pada alat akses kontrol di suatu tempat.

Saat ini banyak perusahaan mengeluarkan kartu keanggotaan (membership) untuk pelanggannya. Pemegang kartu membership akan mendapatkan perlakuan khusus seperti mendapat hadiah, poin, diskon atau harga khusus. Ini merupakan strategi dari perusahaan untuk mempertahankan pelanggannya.
Jika Anda tahu tips berhemat saat menggunakannya, kartu membership bisa menguntungkan. Namun sebaliknya, jika tak bisa mengatur penggunaan, kartumembership bisa membuat Anda semakin konsumtif. Seperti yang diungkapkan perencana keuangan Sanjaya Sofian. Bagi sebagian orang menggunakan member carddapat menjadi boros. Sanjaya mencontohkan apabila Anda belanja mendapat potongan Rp100 ribu, potongan yang seharusnya dapat disimpan itu biasanya malah ikut dibelanjakan. Bahkan total belanjanya bisa melebihi potongannya. Menurut Sanjaya, secara mental orang dengan kategori ini belum siap memanfaatkan keuntungan dari penggunaan kartu keanggotaan. (www.koran-jakarta.com, 2 Oktober 2014)
Karena itu sebagai konsumen Anda harus pintar-pintar dalam memanfaatkan program-program yang ditawarkan dari kartu keanggotaan. Berikut ini tips berhemat menggunakan kartu membership.
Pertama,Êbandingkan antara biaya pembuatan kartu yang dikenakan dengan manfaat yang akan didapat. Biasanya biaya pembuatan kartu juga disebut biaya keanggotaan. Menurut Sanjaya bila ada biaya pembuatan kartu, Anda perlu menghitung terlebih dahulu berapa perkiraan pengeluaran Anda terkait dengan kartu tersebut. Lalu, bandingkan seberapa menguntungkan jika dibandingkan dengan pengeluaran untuk menutupi biaya kartu tersebut.
Kedua, buatlah kartu membership jika sering belanja di tempat tersebut. Anda bisa tidak akan mendapat manfaat dari kartu membership jika Anda jarang belanja di tempat tersebut. Padahal kata Sanjaya, setiap tahun pemegang kartu mungkin harus membayar iuran tahunan. Apalagi, kartu juga memiliki masa kedaluwarsa. Jika sudah kedaluwarsa,member harus mengeluarkan uang lagi untuk mengaktifkan kartu dan menikmati fasilitas yang tersedia.
Ketiga, jika ada sistem poin, gunakan secara bijak. Jangan sampai karena ingin mengejar poin demi mendapat hadiah tertentu, justru terdorong terus-menerus untuk belanja yang bisa mengakibatkan pemborosan.
Keempat, jangan remehkan potongan harga sekecil apa pun. Sanjaya mengatakan, sekecil apa pun penghematan yang Anda lakukan, suatu saat akan memberikan manfaat yang berlipat untuk kesehatan finansial Anda.




Share:

Pusat Produksi Kartu

Hak Cipta NFC Indonesia. Diberdayakan oleh Blogger.